WELCOME

zwani.com myspace graphic comments
"Tak ada rahasia untuk menggapai sukses.Sukses dapat terjadi karena persiapan, kerja keras,dan mau belajar dari kegagalan.(Collin Powell)"

Selasa, 18 Oktober 2011

DEFLASI



Definisi deflasi. Deflasi adalah Keadaan yang menunjukkan daya beli uang meningkat dalam masa tertentu karena jumlah uang yang beredar relatif lebih kecil dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Pengertian lain, yakni kebijakan pemerintah suatu negara untuk mengendalikan inflasi, dengan mengurangi permintaan dan menjaga suplai agar harga dapat dikendalikan. Bisa juga berarti pengurangan suplai uang, kredit, dan sebagainya, ataupun suatu keadaan jumlah uang yang beredar lebih sedikit dibandingkan dengan persediaan barang sehingga daya beli uang meningkat.

Dalam ekonomi , deflasi merupakan keadaan dimana penurunan tingkat harga umum barang dan layanan yang berkelanjutan di bawah inflasi yaitu ke titik nol . Deflasi adalah lawa n dari inflasi . Untuk anggota ekonomi , istilah ini menjadi dan kadang digunakan untuk merujuk pada penurunan dalam jumlah pasokan uang ( sebagai satu sebab langsung penurunan dari tingkat harga umum ) . Akan tetapi , kini penurunan jumlah pasokan uang ini lebih sering disebut sebagai sebuah " kontraksi " uang . Ketika deflasi , permintaan untuk likuiditas akan naik , dibandingkan barang atau manfaat . Sewaktu deflasi daya beli uang juga naik .

Deflasi dianggap sebagai satu masalah dalam ekonomi modern karena potensi lingkaran deflasi dan kaitannya dengan Zaman resesi .

Para ekonom umumnya percaya bahwa deflasi merupakan masalah dalam ekonomi modern karena bahaya spiral deflasi .Deflasi berkorelasi dengan depresi - termasuk Depresi Besar , termsuk bank yang gagal pada deposan . . Selain itu , deflasi dapat menyebabkan ekonomi memasuki perangkap likuiditas. Namun, secara historis tidak semua keadaan deflasi sesuai dengan periode pertumbuhan ekonomi yang menurun dratis.

Dalam keuangan modern, deflasi didefinisikan sebagai meningkatnya permintaan terhadap uang berdasarkan jumlah uang yang berada di masyarakat. Teori Jumlah Peredaran Uang (Quantity Theory of Money) didapatkan dari persamaan Fisher sebagai berikut:

MV = PT

M : Money Supply atau Persediaan Uang di masyarakat
V : Velocity atau kecepatan perputaran uang.
P : Average Price Level atau tingkat harga rata-rata.
T : Total Number of transactions atau Jumlah Transaksi.

b. Penyebab
Jadi dapat disimpulkan bahwa ada empat buah penyebab Deflasi :

1. Menurunnya persediaan uang di masyarakat.
2. Meningkatnya Persediaan Barang
3. Menurunnya permintaan akan barang.
4. Naiknya permintaan akan uang
c. Dampak
Deflasi dapat menyebabkan menurunnya persediaan uang di masyarakat dan akan menyebabkan depresi besar (seperti yang dialami Amerika dulu) dan juga akan membuat pasar Investasi (Saham) akan mengalami kekacauan.

Dikarenakan harga barang mengalami penurunan, konsumen memiliki kemampuan untuk menunda belanja mereka lebih lama lagi dengan harapan harga barang akan turun lebih jauh. Akibatnya aktivitas ekonomi akan melambat dan memberikan pengaruh pada spiral deflasi (deflationary spiral).

Dampak susulan dari melesunya kegiatan ekonomi adalah banyak pekerja yang akhirnya mengalami PHK karena pemiliki bisnis tidak sanggup membayar gaji karyawannya (lha barang tidak laku, mau bayar dari mana?). Dengan demikian pendapatan yang diterima masyarakat menjadi sedikit dan jumlah uang yang beredar di masyarakat semakin berkurang.
Dari sisi investasi, deflasi juga mengakibatkan melesunya investasi di sektor riil maupun di lantai bursa. Akibatnya ini akan menambah berat kelesuan ekonomi dikarenakan tidak ada lagi aktivitas bisnis yang berjalan.

Deflasi juga dapat menyebabkan suku bunga disuatu negara menjadi nol persen. Lalu diikuti juga dengan turunnya suku bunga pinjaman di bank. Ini memang merupakan langkah paliatif untuk mencegah masyarakat menyimpan uangnya di bank yang dapat membuat peredaran uang semakin kecil.

Thanks to : Mazterchez
http://scientistofsocial.blogspot.com/2011/09/deflasi.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar